Teknologi Jaringan 5G

201710415066_Muhammad Rayhan Naufal_Teknologi Media Komunikasi

Perkembangan teknologi komunikasi tidak dapat dipungkiri dalam kehidupan umat manusia. Komunikasi merupakan salah satu kebutuhan pokok bagi manusia untuk melakukan berbagai hal yang mendukung seluruh aspek kehidupannya. Namun, yang menjadi tantangan adalah bagaimana manusia dapat meningkatkan efektivitas komunikasi terlepas dari hambatan ruang dan waktu.

Dalam artikel ini, saya akan membahas sedikit mengenai teknologi komunikasi yang semakin mutakhir. Setiap komunikasi pasti memerlukan penghantar atau media penyampai, dalam hal teknologi dapat disebut jaringan. Pada setiap handphone yang kita gunakan, bahkan yang paling kuno sekalipun pasti memerlukan jaringan untuk berbagi pesan. Mulai dari menggunakan kabel, hingga jaringan wireless (tanpa kabel).

Hingga saat ini, yang telah banyak beredar adalah teknologi jaringan 4G. Yang menjadi pembeda antara jaringan pada setiap generasi tentunya adalah efektivitas penggunaan, baik waktu maupun efisiensinya. Jaringan 4G saat ini digadang-gadang sebagai generasi yang paling cepat. Namun ternyata para ilmuwan telah menemukan teknologi yang lebih mutakhir yaitu jaringan 5G.

Banyak perusahaan-perusahaan alat telekomunikasi hingga provider-provider jaringan mengklaim bahwa mereka telah menggunakan teknologi 5G. Dan juga beberapa negara maju seperti AS serta negara yang memiliki cakupan internet luas seperti Korea Selatan telah mengklaim menggunakan teknologi 5G tersebut.

Di Indonesia, pita frekuensi yang, menurut Ditjen SDPPI Kemkominfo Denny Setiawan yakni 3,5GHz, 26GHZ, dan 28GHz. Terlepas dari kemutakhiran teknologi 5G, ternyata terdapat isu bahwa jaringan atau pita frekuensi yang dimiliki teknologi 5G memiliki dampak yang berbahaya bagi makhluk hidup.

Jaringan 5G memiliki pita frekuensi sebesar 30GHz yang memancarkan gelombang milimeter dalam jumlah yang besar. Memang tidak secara langsung membahayakan bagi manusia, namun gelombang tersebut dapat mengacaukan radar yang dimiliki oleh burung dan serangga. Sebagai contoh adalah ketika kita sedang berada di pesawat, kita diminta untuk tidak mengoperasikan jaringan pada handphone karena akan mengacaukan sistem komunikasi dan radar pada cockpit.

Maka apakah teknologi 5G merupakan hal yang berbahaya bagi lingkungan hidup kita, khususnya bagi kelangsungan hidup manusia ? Apakah radiasi yang dimiliki teknologi tersebut dapat berdampak pada tubuh kita ?

Author: paul