KELUARGA

Deskriptif.

Malam yang Gelisah

Malam itu tidak ada yang berbeda. Aku seperti biasa, takut jika tidur dalam kegelapan. Kipas angin yang sesekali menggoyangkan baju yang ku gantung di diding kamar, membuat aku takut karena bayangannya bergerak seperti sedang menari. Lampu tidur kuning bulat yang menempel pada dinding kamar ku itu pun tidak sungguh membantu diriku agar bisa tertidur lelap. Aku pun beranjak keluar kamar dan turun ke lantai bawah, serta dengan sesegera mungkin menyalakan lampu kemudian menggelar kasur lipat di depan televisi.

Aku gelisah tidak karuan, disamping nyamuk yang sedang berpesta pora menyantap hidangan segar, aku yang tidak tenang sibuk membolak-balikan badan.

Rasanya seperti “tidur-tidur ayam”. Terlelap beberapa saat kemudian terbangun kembali. “Apa yang terjadi sebenarnya?,” Gumamku.Tak berapa lama, aku pun tertidur. Lebih tepatnya tak sengaja tertidur.

Kemudian aku pun terbangun, dengan mata yang langsung menyorot ke arah tangga.

Aku melihat ada yang melangkah ke atas, namun bentuknya hitam pekat yang membentuk badan manusia pada umumnya. Keringatku berkucuran, karena kipas angin di dinding tidak cukup juga untuk menghilangkan rasa panas di malam itu. Sembari menatap si banyangan hitam, badanku yang masih dalam posisi tidur hanya menatap kaku.

Bulu kudukku merinding, namun tidak bisa berkata-kata. Seketika tanganku dingin, ingin ku angkat untuk menutup mata tetapi tidak sanggup.

Bayangan itu terus melangkah, hingga sampai di persimpangan tangga. Namun dengan tiba-tiba dia berhenti. Dia menoleh ke arah ku yang masih diam dengan posisi tidur. Menatap sejenak, lalu menghilang ketika ku dengar ada suara pintu yang terbuka.

Kreekkk!

Aku beranjak bangun dan dengan sigap menengok. Jantungku masih berdegup kencang, karena kejadian yang tadi. Ayah ku pun langsung ke kamar mandi dan mengambil air wudhu.

Mata ku tidak berhenti menatap Ayah, untuk sekedar meyakinkan diri bahwa itu adalah benar dirinya. Aku diam, Ayah ku pun ikut diam selepas ambil wudhu.

“Ipah, Mbah meninggal,” ucap Ayah. “Ipah siap-siap ya, kita ke Purworejo”.

Badanku masih diam mematung saat itu. Menelaah ucapan Ayah yang sangat tiba-tiba.

Malam harinya, diriku sudah bisa berkumpul dengan keluarga Ayah di Purworejo. Kami sekeluarga berkumpul, terutama para cucu.

Tetangga berkumpul, melantunkan Yasin di rumah peninggalan Mbah yang dindingnya masih kasar. Dibawah lampu yang remang, mereka khidmat dan berdoa agar arwah bisa tenang disana dan damai. Sedangkan kami para cucu berkumpul disebuah kamar. Bercerita tentang Mbah dan kejadian semalam.

Nyatanya tidak hanya aku yang mengalami hal tersebut, kami sekeluarga mendapati hal yang sama. Malam yang gelisah, sebagai tanda bahwa ada keluarga yang segera berpisah.

Narasi

MUDIK KELUARGA

Suatu hari keluargaku berencana untuk pergi mudik mengendarai mobil sedan pribadi. Mobil sedan Ayahku sebenarnya sudah cukup tua untuk dikendarai, maklum karena Ayah membelinya pun bekas.

Segala persiapan sudah dilakukan, menyiapkan perbekalan, bingkisan untuk orang kampung, serta baju ganti untuk beberapa hari disana. Sudah terbayang dibenakku nikmatnya menghirup udara kampung yang segar dan jauh dari keramaian.

Sebelumnya, Ayah menyetir terlebih dahulu ke arah Kemayoran untuk menjemput Pakde kemudian setelahnya berangkat ke Jawa. Tol Halim saat itu sedang macet parah, mungkin karena banyak yang akan mudik sehingga jalan tol cukup padat saat itu. Siang itu pun, sungguh panas mencekat. Tanpa diduga mobil sedan Ayah tiba-tiba mengeluarkan asap dari bagian mesin dan dengan segera Ayah menepi untuk mengecek.

Uuuhhh! Panas sekali! Aku sampai tidak berani menyentuh kap mobil, bahkan Ayah sampai menggunakan kain untuk membukanya. Sedangkan Mama hanya diam di dalam mobil dan mengunyah cemilan sambil sesekali menggerutu.

“Gimana Yah?,” tanya Mama.

“Harus dibawa ke bengkel kali ya?,” jawab Ayah yang tidak terlalu paham tentang mobil.

“Gapapa kali Yah, nanti juga adem.” sahut Mama.

Benar saja, panasnya pun mereda dan kami melanjutkan perjalanan untuk menjemput Pakde dan setelahnya kembali memasuki tol ke arah Jawa.

Awalnya semua baik-baik saja. Berhubung malam sudah menyapa, Mama dan Ayah pun terlelap. Sedangkan aku menahan kantuk untuk menemani Pakde yang sedang menyetir.

“Eh! Apa itu ya Pah?,” sahut Pakde.

“Apa Pakde???”

“Hujan apa ya??,” tanyanya. “Loh… loh! bensin kok habis???”.

“Maksudnya?”

“Kok nyusutnya cepet?!.” Pakde pun menepi di pinggir tol yang gelap, mobil yang lewat memberikan suara yang sungguh kencang dan hembusan angin yang membuat jilbabku terhempas.

Dengan sigap Pakde membuka kap mobil, Ayah pun terbangun dengan Mama. Aku sibuk menyinari bagian mesin.

“Astaghfirullah… Ini mesinnya kok bisa panas gini!. Oalah… bensin abis ini karena karetnya kebakar, jadi selangnya bocor!,”

Aku diam, tidak berani berbicara atas kejadian tadi siang di Tol Halim. Setelah itu kami mencari rest area terdekat, beruntung saat itu langsung ketemu dan kami beristirahat sejenak.

Wajah Mama muram, begitu pun Ayah. Berbeda dengan Pakde yang kebingunan dengan nasib si mobil sedan. Montir pun sibuk mengotak-atik mesin dan berbicara dengan Pakde yang lebih mengerti mesin. Setelah diskusi lebih lanjut, nyatanya mobil sedan tua itu diprediksi tidak akan sanggup untuk pergi jauh. Ayah dan Mama bingung, diantara rasa rindu dengan kampung halaman dan juga rasa kesal karena memaksa jalan.

Pada akhirnya kami kembali ke Jakarta dengan rasa sesal karena tidak jadi mudik. Segala bingkisan yang sudah disiapkan pun akhirnya diberikan kepada keluarga terdekat. Setidaknya, saat itu kami masih bisa berkumpul untuk merayakan lebaran bersama. Dan yang paling penting, pengalaman ini memberikan pelajaran bahwa mengecek kendaraan pribadi sebelum bepergian jauh itu sangat penting.

Eksposisi

KELUARGA, TAULADAN YANG PERTAMA

Kita lahir dan dibesarkan dalam lingkungan keluarga inti. Terdiri dari Ayah dan Ibu, serta Kakak atau Adik. Dari kecil keluargalah yang membentuk pribadi kita atau contoh bagaimana diri kita kelak. Karena pendidikan keluarga adalah dasar karakter yang membentuk diri sebelum pada akhirnya bertemu dengan lingkungan sosial. Sering kali kita dapati beberapa keluarga yang menjaga cara bicaranya di depan anak, sebab anak akan memperhatikan, menelaah, kemudian meniru apa yang keluarga tersebut lakukan. Maka daripada itu, jadilah contoh atau tauladan yang baik bagi anak.

Argumentasi

MENJADI KELUARGA YANG TEPAT UNTUK ANAK

Anak tidak dapat memilih dari siapa dia dilahirkan, dan tidak ada pula keluarga yang ingin melihat anaknya salah memilih jalan. Beberapa keluarga akan mengekang, bahkan mementingkan egonya sendiri untuk yang katanya kebaikan si anak. Padahal anak memiliki sebuah hak kebebasannya sendiri. Mau jadi apa kelak, atau memilih perjalanan karirnya sendiri. Oleh sebab itu, keluarga harus mengayomi sang anak. Mendengarkan segala keluh kesahnya dan mendukung segala usahanya.

201910417002_Nur Latifah Azizah_Penulisan Kreatif & Story Telling

Author: paul

165 thoughts on “KELUARGA

  1. I want to show my love for your kindness supporting visitors who really need help on the content. Your real dedication to passing the message all-around had become extraordinarily productive and have frequently enabled folks like me to attain their targets. Your informative guide denotes a lot a person like me and a whole lot more to my office colleagues. Thanks a lot; from each one of us.

  2. I have to show some appreciation to this writer just for rescuing me from this type of matter. Right after browsing through the the net and obtaining principles which are not productive, I figured my entire life was over. Existing without the presence of strategies to the problems you’ve sorted out through the guideline is a serious case, and the ones which could have badly damaged my entire career if I hadn’t encountered your site. The talents and kindness in maneuvering a lot of things was vital. I’m not sure what I would’ve done if I had not encountered such a stuff like this. It’s possible to now look forward to my future. Thanks for your time very much for your professional and amazing help. I will not think twice to endorse your web page to anybody who would like recommendations about this situation.

  3. I and my guys ended up viewing the great thoughts found on your web page while instantly came up with a horrible suspicion I never thanked the blog owner for those strategies. All of the ladies came totally thrilled to learn them and have in effect absolutely been taking pleasure in those things. I appreciate you for getting very considerate as well as for making a choice on variety of remarkable subjects millions of individuals are really wanting to be aware of. My honest regret for not expressing gratitude to sooner.

  4. I wish to show my thanks to you for rescuing me from such a situation. Because of surfing around through the search engines and getting ways which are not powerful, I figured my life was gone. Existing minus the approaches to the problems you have solved through this website is a serious case, as well as ones which may have adversely affected my career if I had not come across your blog. Your own knowledge and kindness in taking care of all areas was useful. I’m not sure what I would have done if I had not encountered such a stuff like this. I can also now look forward to my future. Thank you very much for the high quality and result oriented guide. I won’t think twice to endorse your blog to anybody who desires guidance about this issue.

  5. I discovered your blog site on google and check a few of your early posts. Continue to keep up the very good operate. I just additional up your RSS feed to my MSN News Reader. Seeking forward to reading more from you later on!…

  6. I have to voice my appreciation for your kind-heartedness in support of people that absolutely need help with this one question. Your very own commitment to passing the message all through turned out to be extremely effective and has specifically empowered those like me to get to their endeavors. Your amazing interesting instruction implies a lot a person like me and somewhat more to my fellow workers. Thank you; from everyone of us.

  7. I as well as my guys have been reading the best advice on your web blog and unexpectedly got a terrible feeling I never thanked the site owner for those strategies. All the guys became as a result stimulated to see all of them and have extremely been making the most of these things. Many thanks for turning out to be so helpful and then for finding certain extraordinary themes most people are really needing to discover. Our own sincere regret for not expressing appreciation to you sooner.

  8. I would like to show my thanks to you just for rescuing me from this particular predicament. Right after surfing around throughout the online world and coming across notions that were not beneficial, I thought my entire life was over. Being alive minus the strategies to the problems you have fixed by way of your short post is a crucial case, and the kind which could have in a wrong way damaged my career if I hadn’t discovered your web page. Your own talents and kindness in touching every item was priceless. I am not sure what I would’ve done if I hadn’t come across such a solution like this. I am able to at this time relish my future. Thank you very much for this reliable and amazing guide. I won’t be reluctant to endorse the blog to any individual who should get guide on this situation.

  9. I together with my pals have already been digesting the best tips and hints found on the blog then suddenly got a horrible feeling I had not expressed respect to you for those techniques. All of the men were definitely for this reason very interested to see them and now have honestly been loving them. Thanks for simply being very accommodating and then for utilizing this form of important resources millions of individuals are really needing to know about. Our sincere regret for not expressing appreciation to sooner.

  10. Thanks so much for giving everyone an exceptionally nice opportunity to read in detail from this web site. It can be very enjoyable plus stuffed with a great time for me and my office friends to visit the blog at the very least three times every week to see the latest guides you have. And definitely, I’m just actually impressed with all the dazzling techniques served by you. Some two ideas in this posting are unquestionably the most efficient we have ever had.

  11. I want to get across my affection for your kind-heartedness giving support to folks that require help on this important matter. Your special dedication to passing the solution all-around has been astonishingly significant and have truly empowered those just like me to attain their goals. Your important tips and hints indicates a great deal to me and even more to my fellow workers. Thank you; from everyone of us.

  12. Excellent goods from you, man. I’ve understand your stuff previous to and you’re just
    extremely fantastic. I actually like what you’ve acquired
    here, certainly like what you’re saying and the way in which you say it.
    You make it enjoyable and you still care for to keep it wise.
    I can not wait to read far more from you. This is actually a wonderful
    site.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.