Keluarga

20190500102_Samuel Danu Widjojo_Leadership

Ayah dan Ibu memiliki tugas dan tanggung jawab yang sama dalam pengasuhan.
Sosok Ayah dibutuhkan oleh anak-anak di rumah, terutama bagi anak laki-laki yang perlu mendapatkan role model. Ibu menjadi sosok yang berpengaruh karena selalu mendampinginya, apalagi jika Ayah bekerja dan Ibu adalah seorang ibu rumah tangga. Alhasil, anak-anak akan merasa lebih akrab dan membuatnya melakukan apa saja yang disukainya bersama sang Ibu.
Anak-anak juga terkadang merasa lebih lepas mengungkapkan perasaannya. Ia bisa menangis, merengek, kepada ibunya dan kadang mengacuhkan atau tak mende¬ngarkan anjuran sang ibu.
Pada kondisi inilah sosok Ayah juga dibutuhkan. Ten¬tunya Ayah juga harus membangun kedekatan dan ikatan emosional dengan anak. Namun, sosok Ayah umumnya berbeda di mata anak. Ayah lebih disegani oleh anak. Jangan heran jika sekali saja Ayah memerintah, anak-anak cenderung mematuhinya.
Meski sosok tegas yang disegani bisa didapatkan dari Ayah, sebaiknya para Ayah juga bisa mengimbanginya dengan memainkan peran sebagai Ayah yang peduli dan tak sungkan mengungkapkan kasih sayang. Dr Ariani Dewi Widodo, SpA dari Klinik Tumbuh Kembang dan RS Grha Kedoya mengingatkan, ketegasan sosok Ayah sebaiknya tak menjadi momok menakutkan bagi anak.
“Hati-hati agar sikap tegas ini tidak jadi momok me¬nakutkan. Ayah juga harus menunjukkan kasih sayang kepada anak, tidak menye¬ramkan namun tetap tegas,” jelasnya.
Dr Ariani melanjutkan, sebisa mungkin anak-anak tidak punya ketakutan terha¬dap berbagai hal. Termasuk dari perilaku orangtua saat mengasuh anak-anak. Pengasuhan yang keliru, baik ditunjukkan melalui perilaku kekerasan, verbal maupun fisik dapat menimbulkan ketakutan dan trauma pada anak. Trauma ini punya dampak besar terhadap kepribadian anak hingga dewasa kelak.
Hal yang sama juga diung¬kapkan Ketua Pembina Ko¬misi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Dr Seto Mulyadi. Para ayah, menurutnya, punya peran penting dalam keluarga, terutama dalam pengasuhan anak. Menjadi seorang ayah harus profesional, peduli, perhatian dan hadir secara utuh dalam keluarga, bagi anak-anak juga pasangannya. Ayah juga harus memainkan peran sebagai pelaku utama, bukan hanya figuran dalam keluarga.
“Penelitian di luar negeri menunjukkan para pelaku kriminal presentasi terbe¬sarnya adalah orang yang tidak mendapatkan perhatian dari ayahnya. Ayah harus menjadi pelaku utama bersa¬ma ibu, bukan figuran, dalam keluarga,” kata Kak Seto yang mengaku keempat anaknya memiliki kedekatan emosi yang kuat dengannya lantaran hubungan ayah-anak telah dibangun sejak belia melalui komunikasi yang baik.
Kak Seto melanjutkan, dari data yang masuk ke Komnas PA, 80 persen pelaku kekerasan dalam rumah tangga terhadap anak adalah para ibu, dengan adanya kontribusi dari ayah. Keke¬rasan dalam rumah tangga terhadap anak, terjadi bukan karena ibu yang jahat, tetapi karena ayah yang tidak peduli, tegasnya.
Kehadiran ayah secara nyata di rumah, berdampak bukan hanya kepada psikologis anak namun juga ibu. Sosok ayah dibutuhkan oleh anak laki-laki, juga anak perem¬puan. Ibu juga membutuhkan peran ayah dalam pengasuhan untuk menimbulkan rasa aman, kebersamaan, dan pekerjaan rumah tangga yang lebih ringan. Bahkan, keha¬diran peran ayah di rumah secara utuh juga memperkokoh nilai perkawinan, jelas Kak Seto.
“Dari segi psikologis, anak membutuhkan model perilaku maskulin dari ayahnya. Anak perempuan pun membutuhkan model ini untuk mengem¬bangkan kemampuannya meng¬hadapi pasangan hidup nantinya,” tambahnya.
Anak perempuan dapat lebih mampu memahami perilaku laki-laki karena kedekatan yang terbangun antara dia dengan sang ayah. Kedekatan hubungan ayah dengan anak-anak juga berpe¬ran penting bagi pasangan dan hubungan pernikahan. Ibu yang merasa dibantu dalam menjalankan peran penga¬suhan menimbulkan perasaan lebih aman dan nyaman, yang berpengaruh pada keharmonisan keluarga.

Author: paul

158 thoughts on “Keluarga

  1. I as well as my friends appeared to be following the good tips and tricks on your web site and quickly I had a terrible suspicion I had not expressed respect to the site owner for those strategies. These young boys happened to be certainly passionate to read through them and already have without a doubt been tapping into these things. Thank you for genuinely so helpful and for finding such magnificent issues millions of individuals are really desirous to learn about. Our sincere apologies for not saying thanks to earlier.

  2. I just wanted to make a brief message to be able to say thanks to you for all of the unique instructions you are placing on this site. My time consuming internet look up has at the end been paid with reliable facts to exchange with my good friends. I ‘d believe that many of us site visitors are extremely blessed to exist in a very good site with so many marvellous professionals with great secrets. I feel really privileged to have used your web page and look forward to some more fabulous minutes reading here. Thanks once more for everything.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.