Harapan tinggal harapan

201810415209_Adnin Adria Amira_Penulisan Kreatif dan Storytelling

Dibawah terik matahari aku menunggu kedatanganmu. Hari ini kami memutuskan untuk bertemu setelah sekian lama kami menjalani hubungan jarak jauh. Panas,haus, keringat membanjiri tubuh ini. Sambil menunggu aku pun bermain game dengan ditemani secangkir kopi yang kubeli di warung terdekat. Aku tidak sabar mendengar cerita nya Akupun berpikir tentang hubungan kisah cinta ku dengan kekasihku yang jauh disana, apakah ia sehat disana? Apa ia semangat mengejar cita-citanya? Semoga ia bisa sukses, itu saja yang bisa aku harapkan. Namun, hati ini bertolak belakang dengan pikiran ku, bagaimana jika ia sudah bahagia bersama yang lain? Bagaimana jika ia sudah melanggar prinsip yang kami buat? Entahlah… akan ku temukan jawab nya ketika kami bertemu nanti. Mengapa waktu berjalan lambat sekali? Aku sudah tidak sabar bertemu dengannya. Tak terasa rasa kantuk pun datang menghampiriku, mungkin tidur sejenak tidak ada salahnya pikirku. Malam pun datang, ketika aku terbangun aku tak menemukan sosok yang kucari. Mungkin aku harus menahan rasa rindu ini sedikit lebih lama, setidaknya aku bersyukur masih memilikinya dihatiku, dan semoga rasa kecewa ku pun bisa sembuh seiring berjalannya waktu. Semoga…

Author: paul

26 thoughts on “Harapan tinggal harapan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.