Tugas

20180510008_Alfine Sentosa penulisan Tugas

Kasus pelecahan seksual di tempat kerja sering kali berakhir miris. Bahkan, ironisnya alih-alih mendapat dukungan atau perlindungan, tak sedikit korban yang justru menjadi pihak yang disalahkan.

Insiden terjadi sekitar enam tahun lalu saat korban yang disembunyikan identitasnya itu masih duduk di bangku kelas dua SMK jurusan Akomodasi Perhotelan. Sayangnya, korban justru berakhir mengalami pelecehan seksual di sana.

Sempat berusaha melawan, korban tak tahu lagi harus berbuat apa. Pelaku terus melancarkan aksinya meski korban menangis. Staf itu bahkan mengatakan usaha korban sia-sia. Saat bertugas di bagian laundry, dia kerap dilecehkan secara verbal. Suatu hari, dia kembali mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari seorang staf.

Namun saat mencoba melindungi diri dengan menepis tangan pelaku, seorang manajer melihat kejadian itu dan meminta korban menemuinya di kantor selepas jam magang.

Disini Peran Manajemen Human Capital sangat penting dalam menangani kasus yang dialami korban saat menjalanin pekerjaannya sebagai pekerja dibagian laundry, nampak korban mengalami pelecahan seksual. 

Langkah yang dilakukan oleh Manajemen Human Capital dengan melakukan penindakan terhadap tersangka. Karena proses rekrument sangatlah ketat dan melakukan pelatihan agar karyawan yang ada bisa bekerja di bawah aturan perusahaan dan mengembangkan potensi yang ada. Tidak mungkin seorang MSDM mencari kandidat yang buruk. Keburukan inilah yang berasal dari diri sendiri. 

Kekerasan dalam dunia kerja, seperti kekerasan berbasis gender, adalah masalah hak asasi manusia. Ketika pelecehan seksual terjadi, hal ini dilihat sebagai pelanggaran hak asasi manusia baik bagi perempuan maupun laki-laki. Untuk mengatasi hal tersebut, kita harus menjelajahi akar penyebab praktik diskriminatif dan memahami konteks regional, budaya dan sosial yang berbeda-beda.Semua akan terkena dampak nya mulai pekerja dan majikan, terlepas dari jenis kelamin dan peringkat jabatan mereka, mencakup atasan, rekan kerja, kolega, klien, suplier, kontraktor, staff SDM dan sebagainya.Setiap karyawan tidak menutup kemungkinan untuk melakukan tindak kejahatan ini, selama ada kesempatan dan lingkungan kerja yang acuh.

Manusia akan selalu berkembang sesuai dengan pemikiran serta pengalaman apa saja yang ia saksikan didalamhidupnya.

Untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman bagi setiap pegawai didalam perusahaan banyak solusinya. Pertama perusahaan bisa melakukan seminar keagamaan yang berisi makna menghargai sesama dan hukuman bagi orang-orang yang melaksanakan pelecehan seksual.

Selanjutnya adalah sebagai HRD harus selalu menerima setiap aduan dari karyawan karena bisa jadi dari berbagai banyak aduan mungkin saja ada tindak pelecehan.

Pemasangan CCTV akan memberikan rasa aman bagi setiap pekerja disebuah perusahaan apabila terjadi pelecehan seksual dunia kerja, mereka bisa dengan mudah melaporkannya kepihak berwajib atau HRD. 

Related posts

Leave a Comment