Studi Kasus

20170500057 Thomas Setiawan

Kasus pelecehan seksual saat mengikuti program Praktek Kerja Lapangan (PKL) insiden 6 tahun yang lalu di hotel bintang 4 Jakarta, kala itu korban hendak di tugaskan dibagian housekeeping dan laundry.

Sejak awal, korban merasa tidak nyaman dengan sikap seorang staf bahkan merasa risih ketika pelaku menayakan hal yang kurang senonoh, saat setelah korban selesai mebersihkan kamar – kamar hotel.

Korban dan pelaku hendak ingin menggunakan lift hotel tetapi saat itu lift sedang penuh sehingga korban dan staf melawati tangga darurat, sayang nya korban mendapatkan pelecahan sehingga korban hendak melawan tetapi sia sia.

Usai kejadian itu si korban merasa trauma dan tidak masuk selama 2 minggu sehingga pihak hotel menelpon si korban dan korban pun menuntaskan demi program PKL yang diikutinya untuk mendapakan nilai.

Selepas dia mencoba masuk untuk melanjutkan program PKL nya, korban pun mendapatkan pelecehan secara verbal saat bertugas di bagian laudry, namun saat dia membela diri dengan menepis tangan staf, manajer pun melihat kejadian.

Selepas jam magang korban pun di panggil ke ruangan HRD dan diberi SP 1, anggapnya si korban hendak ingin mengodai para staf dan korban pun tidak menceritakan tentang pengalaman yang dialaminya kepada siapapun baik itu orang tua maupun pihak hotel.

Pada kasus ini perlu adanya tindakan untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman untuk semua pegawai maupun yang magang, dengan terjadinya kasus pelecehan di hotel bitang 4 tersebut kurang adanya keamanan seperti CCTV di setiap sudut ruangan.

Pihak HRD pun harus mempunyai rasa empati dan tidak membedakan tingkat jabatan, sebaiknya si korban harus lebih berani melapor apa yang terjadi pada dirinya untuk kenyamanan pihak hotel maupun korban, sehingga tidak akan terjadi korban pelecehan di hotel tersebut.

Related posts

Leave a Comment