Sepak Terjang Fadli Zon Sebagai Aktor Komunikasi Politik di Indonesia

201810415165_KerenAlfarel_KomunikasiPolitik

Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc., gelar Datuak Bijo Dirajo Nan Kuniang[2] (lahir di Jakarta, Indonesia, 1 Juni 1971; umur 49 tahun) adalah Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia periode 2014 – 2019.[3] Bersama Prabowo Subianto, ia ikut mendirikan Partai Gerakan Indonesia Raya dan menjabat sebagai wakil ketua. Sejak 8 Oktober 2015, ia juga dipercaya sebagai Chairman of Global Organization of Parliamentarians Against Corruption (GOPAC) atau Presiden Organisasi Parlemen Antikorupsi Sedunia.

Sebagai seorang yang masih menjadi tenaga pengajar di Universitas Indonesia, sepak terjangnya dalam karier politik banyak tercatat. Hingga saat ini, ia juga masih aktif sebagai ketua umum di Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). Ayah dua anak dari Shafa Sabila Fadli dan Zara Saladina Fadli hasil dari hubungan dengan Katharine Grace ini sempat menjadi Komunikator Terbaik Pilpres 2009 untuk kategori Tim Sukses, dari Strategi Aliansi Komunika.

Fadli Zon yang lahir di Jakarta pada tanggal 1 Juni 1971 namun dibesarkan di desa Cisarua, Bogor, merupakan putera pertama dari tiga bersaudara pasangan Zon Harjo (alm) dengan istrinya Ellyda Yatim. Tercatat pada tanggal 8 Oktober 2015, ia dipercaya sebagai Chairman of Global Organization of Parliamentarians Against Corruption (GOPAC) atau Presiden Organisasi Parlemen Antikorupsi Sedunia.

Fadli pernah banyak diberitakan terkait kunjungannya ke Amerika Serikat untuk menemui Donald Trump pada September 2015. Hal tersebut membuat geger, sebab Donald Trump adalah salah satu bakal calon Presiden Amerika.

Bukan hanya kasus yang seperti itu, politikus partai Gerindra ini pun kembali dibicarakan publik karena dianggap membela Setya Novento, Ketua DPR RI, yang ditengarai mencatut nama Presiden dan Wakil Presiden dalam pembahasan perpanjangan kontrak PT Freeport.

Meski selalu muncul dengan pendapat yang mengundang pro dan kontra, Fadli Zon sudah menerbitkan beberapa karya tulis. Ia pun sudah menerbitkan tujuh buah buku dan diantaranya dapat dibaca di perpustakaan pribadi Fadli Zon bernama Fadli Zon Library dan Rumah Budaya Fadli Zon. Kedua tempat tersebut didirikan Fadli Zon sendiri bersama rekan-rekannya, khusus untuk Rumah Budaya Fadli Zon, dipergunakan untuk pusat dokumentasi kebudayaan Minang.

Pada tahun 2008, bersama Prabowo Subianto, Fadli Zon mendirikan Partai Gerindra. Fadli Zon menjadi Wakil Ketua Umum sejak tahun 2008-sekarang.

Fadli Zon juga terpilih sebagai Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Periode 2019-2024. Dalam rapat penetapan pimpinan BKSAP yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam) Azis Syamsuddin, disepakati Pimpinan BKSAP terdiri dari 1 Ketua dan 4 Wakil Ketua. Dalam rapat penetapan yang dilaksanakan di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Senin (4/11/2019), Anggota DPR RI dari F-Gerindra Fadli Zon terpilih sebagai Ketua BKSAP. Sementara empat wakil ketua yang disepakati adalah Charles Honoris (F-PDI Perjuangan), Putu Supadma Rudana (F-Demokrat), Mardani (F-PKS), dan Achmad Hafisz Tohir (F-PAN).

Author: paul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.