Ayah Sebagai Sosok Seorang Pemimpin

20190500022_Patricia_Regina_ Vernandi_Leadership

Menjadi seorang pemimpin bukanlah sesuatu yang mudah. Beberapa orang menganggap bahwa menjadi seorang pemimpin adalah hal yang sulit dikarenakan masih belum memiliki gambaran yang jelas bagaimana karakteristik untuk menjadi seorang pemimpin yang hebat. Sedangkan, bagi mereka yang sudah mengetahui karakteristik yang jelas mengenai sosok pemimpin, maka akan lebih mudah menjadi seorang pemimpin. Seorang pemimpin yang mampu memberikan serta lebih mendahulukan kesejahteraan dan kebahagiaan, dan juga dapat dijadikan sebagai panutan adalah sosok pemimpin yang sangat didambakan oleh setiap orang.

Seperti dalam hal sistem pemerintahan negara, setiap negara pasti mempunyai sosok pemimpin yang disebut kepala negara. Kepala negara ini dikenal dengan sebutan presiden atau juga raja dan ratu. Saat ini masyarakat mendambakan adanya sosok pemimpin negara yang mampu menjalankan kekuasaan dan pemerintahan dengan baik, mampu memberikan kesejahteraan dan keamanan bagi masyarakat yang dipimpinnya. Pemimpin negara itu harus bisa merakyat atau bisa dibilang merendah dan juga harus pandai dalam membaca situasi yang ada disekitarnya.

Tetapi bukan hanya negara yang perlu dipimpin, di dalam rumah tangga pun juga memerlukan sosok seorang pemimpin. Saya ingin membahas mengenai pemimpin yang berada dirumah, yaitu seorang ayah.  Sebagai seorang pemimpin keluarga, ayah menjadi  sosok yang penting bagi anak-anaknya dan itu bukanlah sesuatu hal yang mudah. Ia adalah satu-satunya pemimpin dikeluarga yang mengajarkan tentang  perjuangan hidup termasuk bagaimana menjadi pekerja keras dan pantang menyerah dalam menjalani hidup yang penuh rintangan.

Didunia ini, tidak ada seorang ayah yang menginginkan hal yang buruk bagi keluarganya. Seorang ayah tentu menginginkan yang terbaik untuk keluarganya terutama masa depan anak-anaknya. Seperti ayah saya, Ia adalah panutan dan inspirasi dalam hidup saya. Ia memimpin keluarganya yang menurut saya itu dipimpin dengan  sangat baik.  

Cara ayah saya dalam mendidik terkadang keras dan tegas terhadap anak-anaknya. Ia juga mengajarkan bagaimana cara agar menjadi orang yang berguna dan dapat membanggakan nama baik keluarga. Jika saya lihat dari segi kepemimpinan, ayah saya juga menggunakan gaya kepemimpinan karismatik. Ayah saya selalu menanyakan bakat apa yang saya miliki dan juga membantu saya untuk mengembangkan bakat yang ada didalam diri saya.

Ayah saya juga selalu melihat dan mengontrol lingkup pertemanan disekitar saya, karena ketika ayah saya mengetahui bahwa saya berada lingkungan yang pergaulannya tidak baik, ayah saya langsung memberitahu dan menasehati saya agar tidak berada dilingkup pergaulan yang seperti itu. Ia juga menyarankan untuk mencari lingkungan yang pergaulannya jauh lebih baik karena ayah saya selalu memikirkan masa depan saya. Ia tidak ingin masa depan saya rusak jika berada dilingkup pergaulan yang buruk.

Related posts

2 Thoughts to “Ayah Sebagai Sosok Seorang Pemimpin”

  1. This assessment covers the rationale for wearable
    activity trackers as well as a very powerful features one should look in for.

  2. I like understanding with my coach, however I wish to know my
    coronary heart fee, and energy burned during the exercise.

Leave a Comment