Nama: Arif Akbar Npm: 201610415166 Mata kuliah: penulisan storyteling KOPI Sebagaimana pahitnya kopi, segala pahitnya kehidupan harus selalu di nikmati, seperti petani kopi yang selalu menerima pahitnya kehidupan sebagai penanam kopi yang selalu bersaing dengan kopi-kopi luar negri yang selalu masuk ke indonesia. Sebagai petani kopi selalu saja bersabar dengan seberapa penghasilan yang dia dapatkan dari tengkulak, bagaimama harga kopi selalu di injak seperti barang yang tidak berguna, seharusnya tengkulak dan peng import kopi memakai kopi lokal yang dapat memakmurkan petani kopi lokal

Malam yang sunyi

Dimalam ini yang terasa sunyi, aku terduduk menahan kantuk ditemani secangkir kopi, kurasakan waktu berjalan begitu lambat. Namun, aku tetap bersyukur masih diberi kesehatan. Terkadang aku berpikir ingin sekali rasanya aku bercerita, meluapkan segala emosi yang bergejolak didalam hati. Tentang perasaan yang selalu membuatku bersemangat, tentang hati yang sedang merasakan panasnya cinta yang begitu membara, tapi apalah daya aku hanya bisa bercerita pada secangkir kopi dan bintang-bintang dilangit malam yang menemaniku saat ini. Andai saja aku bisa membuat permohonan dikala bintang jatuh, ingin rasanya bertemu, melepas rindu yang kian menggebu.…

Pemarah Pembawa Senyum

Tiwi namanya, orang nya begitu emosional tapi peduli, sering dia marah hanya karna hal yang ku anggap kecil (Lupa membalas pesan karna game). Pernah juga sekali dia begitu marah karna pesannya belum terbalas “kamu lama banget balesnya” terenyum aku melihat tingkah manjanya. Dia juga suka geram kalau tau sehari aku minum 4gelas kopi. Kata dia “jaga kesehatan dong jangan minum kopi terus, emang mau sakit?” Haha bersyukur marahnya di pesan whatsapp. Itulah Tiwi kekasih yang pemarah tapi peduli, selalu memerhatikan yang harus diperhatikan. 201610415180_Togi Halomoan_Storytelling

Cerita Jumpa Pertama

Hari ini aku ingin bercerita tentang pengalamanku bertemu dengan mata kuliah yang baru saya ambil di semester ini yaitu Penulisan Kreatif dan Storytelling. Semangatku kian menjadi ketika mempelajari mata kuliah ini karena aku memiliki hobi “menulis”, menulis membuatku bahagia kadang, entahlah aku menulis apa yang aku rasa, baik itu dalam memo atau pada buku catatanku. Berpikir memang terkadang membuatku rumit, apalagi ketika dihadapkan dengan pilihan yang tidak sesuai dengan inginku, memilih diantara pilihan karena setiap keputusan yang diambil akan menentukan bagaimana aku dan akan seperti apa aku nanti. Aku tidak…