ROBOTIC, BAK PISAU BERMATA DUA

Mendengar kata robot, tentu yang ada di pikitan kita adalah kemudahan, praktis, serta bukti nyata sebuah mahakarya pemciptaan manusia. Tak dapat dipungkiri lagi, kemajuan teknologi yang amat sangat pesat sudah merubah hampir sebagian tatanan yang ada didunia. Lewat teknologi yang termutakhir, manusia perlahan-lahan sudah mulai mendekati akhir peradabannya sendiri. Ini bukan tanpa alasan. Kemunculan teknologi-teknologi baru hasil buah pemikiran manusia itu sendiri kini bak pisau bermata dua, yang siap menguntungkan atau merugikan si pencipta teknologi tersebut.
Kini teknologi bak pisau itu menjadi nyata. Ya, terciptanya teknologi-teknologi berbasis robotic ini, sudah memangkas sebagian hal yang biasa itu menjadi pekerjaan manusia. Seperti contoh, robot pelayan restoran, atau robot pembantu rumah tangga dan robot-robot lain yang diprogramkan secara paksa agar ia bisa seperti manusia. Dari segi fungsi, jelas kehadiran robot ini sangat membantu pekerjaan. Akan tetapi ini akan memunculkan krisis sosial. Bayangkan, jika pekerjaan paling sederhana saja yaitu, pelayan restoran sudah mulai dijajah perannya oleh robot, maka tingkat pengangguran akan meningkat. Ketika ini terjadi, kriminalitas pun menjadi lebih tinggi karena segala bidang yg sudah dijajah oleh besi cerdas ini.
Jadi , menurut saya pribadi, akan lebih bijaksana, jika pembuatan robot ini diarahkan ke arah ilmu pengetahuan saja. Seperti, untuk ajang kontes, atau pameran. Tidak bijaksana sepertinya menciptakan robot untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan manusia, karena itu bisa menjadi bumerang untuk manusia itu sendiri. Jika robot itu sampai diprogram agar sama seperti manusia, makan robot yang tak memiliki akal itu bisa jadi senjata makan tuan untuk si pencipta robot itu dan untuk populasi manusia. Hal yang saya tekankan disini jangan sampai kiranya, robot-robot ini hanya digunakan untuk tujuan ilmiah saja jangan untuk hal lain, karena takutnya ia yang akaj mengontrol manusia itu sendiri.

Kevin Paulus Patuan
20160400028

anakilkom2016

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *